Awal tahun seharusnya jadi momen yang menyenangkan. Banyak orang mulai menyusun resolusi baru, ingin hidup lebih sehat, dan memperbaiki kebiasaan sehari-hari. Tapi kenyataannya, tidak sedikit yang justru harus berhadapan dengan masalah sakit gigi berlubang di awal tahun. Rasa nyeri yang datang tiba-tiba tentu bisa mengganggu aktivitas, pekerjaan, bahkan kualitas tidur kamu.
Lalu, kenapa sakit gigi berlubang sering muncul di awal tahun? Dan yang lebih penting, bagaimana cara mencegahnya supaya tidak terulang lagi?
Kalau kita tarik ke belakang, akhir tahun biasanya identik dengan liburan, kumpul keluarga, dan konsumsi makanan manis yang meningkat. Kue, cokelat, minuman bersoda, hingga makanan lengket sering dikonsumsi tanpa diimbangi perawatan gigi yang optimal.
Kemudian, kebiasaan malas menyikat gigi sebelum tidur atau menunda ke dokter gigi karena libur panjang juga ikut berperan. Oleh karena itu, ketika masuk awal tahun, lubang gigi yang tadinya kecil mulai menimbulkan gejala seperti ngilu, nyeri berdenyut, hingga sakit gigi berlubang yang parah.
Gigi berlubang terjadi ketika plak yang mengandung bakteri menempel di permukaan gigi dan memproduksi asam. Asam ini perlahan merusak lapisan email gigi. Jika dibiarkan, kerusakan akan menembus dentin hingga mencapai saraf gigi.
Menurut jurnal yang dipublikasikan oleh Journal of Dental Research, karies gigi merupakan salah satu penyakit kronis paling umum di dunia dan sering kali tidak disadari hingga muncul rasa sakit. Inilah kenapa banyak orang baru datang ke dokter gigi saat sudah mengalami sakit gigi berlubang.
Sebelum rasa sakit muncul, sebenarnya ada tanda-tanda awal yang sering kamu abaikan, seperti:
Jika tanda-tanda ini diabaikan, maka risiko sakit gigi berlubang di kemudian hari akan semakin besar.
Sakit gigi berlubang bukan hanya soal nyeri. Jika dibiarkan, infeksi bisa menyebar ke jaringan sekitar gigi, menyebabkan abses, pembengkakan, bahkan demam. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa memengaruhi kualitas hidup, pola makan, dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Beberapa studi juga menyebutkan bahwa infeksi gigi kronis dapat berhubungan dengan masalah kesehatan lain, seperti penyakit jantung dan diabetes, jika tidak ditangani dengan baik.
Kabar baiknya, sakit gigi berlubang sangat bisa dicegah. Kamu bisa mulai dengan langkah sederhana berikut ini:
Dengan kebiasaan ini, kamu bisa menjadikan awal tahun sebagai titik balik untuk kesehatan gigi yang lebih baik.
Awal tahun adalah waktu yang tepat untuk mulai lebih peduli pada kesehatan gigi dan mulut. Jangan tunggu sampai sakit gigi berlubang mengganggu aktivitas kamu. Semakin cepat ditangani, semakin besar peluang gigi bisa diselamatkan.
Ingat, senyum sehat bukan hanya soal estetika, tapi juga investasi jangka panjang untuk kualitas hidup kamu. Konsultasi sekarang juga untuk masalah gigi kamu ke Maesa Dental Clinic, klik di sini.
source: Pitts, N. B., et al. (2017). Dental caries. Journal of Dental Research, 96(5), 486–493
Baca Artikel Lainnya, Pasta Gigi Berflouride: Ayo Pelajari Manfaat dan Resikonya
Smile Connect dan Mae Care Program adalah layanan pendampingan kesehatan gigi yang personal, hangat, dan profesional.Temui kami di hari terbaik untuk senyummu
Karena kesehatan dan keamanan Anda adalah prioritas kami, kami hadir bersama mitra asuransi terbaik untuk menjaga setiap langkah Anda.
Ghea Youbi
Satisfied Patient"Aku habis perawatan Bleaching, memuaskan bangettt... hasilnya putih banget dan natural, setelah 3 hari jadi...